A.5.24
Information Security Incident Management Planning
GuardSphere mengimplementasikan perencanaan dan prosedur manajemen insiden yang disyaratkan, termasuk penetapan peran dan tanggung jawab.
Manajemen Insiden
Respons Insiden yang Cepat, Terstruktur, dan TerdokumentasiKetika insiden keamanan terjadi, setiap menit sangat berarti. GuardSphere memastikan tim Anda memiliki sistem yang jelas untuk mencatat, mengeskalasi, dan menyelesaikan insiden secara terstruktur.
GuardSphere
277 mnt
Rata-rata waktu untuk mengidentifikasi sebuah insiden keamanan tanpa sistem yang terstruktur
Sumber: IBM Cost of a Data Breach 2023
54%
Penurunan biaya insiden ketika organisasi memiliki Incident Response Plan yang teruji
Sumber: IBM Security
70%
Insiden keamanan tidak dilaporkan secara formal karena tidak ada mekanisme pelaporan yang mudah
Sumber: Ponemon Institute
Tanpa sistem yang terstruktur, penanganan insiden keamanan sering berjalan kacau: informasi tersebar di chat grup, penugasan tim tidak jelas, timeline kejadian tidak terdokumentasi, dan bukti bisa hilang.
Regulasi dan standar keamanan seperti ISO 27001:2022 dan BSSN mewajibkan dokumentasi insiden yang komprehensif. Ketika auditor atau regulator meminta bukti bagaimana Anda menangani insiden, laporan WhatsApp tidak akan cukup.
Selain itu, tanpa data insiden yang terstruktur, Anda tidak dapat menganalisis pola ancaman, mengidentifikasi kelemahan sistemik, atau membuktikan perbaikan yang telah dilakukan dari waktu ke waktu.
Proses yang sederhana, terstruktur, dan dapat langsung dijalankan oleh tim Anda.
Siapapun di organisasi — teknis maupun non-teknis — dapat melaporkan insiden atau kejadian mencurigakan melalui form terstruktur yang sederhana. Setiap laporan langsung mendapat ID unik dan timestamp.
Tim keamanan mengkategorisasi insiden berdasarkan tipe dan menetapkan tingkat keparahan (Low / Medium / High / Critical). Penetapan severity menentukan SLA respons yang harus dipenuhi.
Sistem mengirim notifikasi otomatis ke tim respons yang sesuai berdasarkan kategori dan severity. Incident lead dan anggota tim ditugaskan dengan peran yang jelas.
Setiap aksi yang diambil — update status, upload bukti, komentar investigasi — tercatat otomatis dalam timeline kronologi yang tidak dapat diubah.
Setelah insiden diselesaikan, tim melakukan review terstruktur: root cause analysis, lesson learned, dan tindakan korektif untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional nyata — bukan sekadar checklist fitur yang terlihat bagus di brosur.
GuardSphere dirancang untuk membantu organisasi Anda memenuhi persyaratan kontrol dan standar keamanan informasi yang relevan.
A.5.24
Information Security Incident Management Planning
GuardSphere mengimplementasikan perencanaan dan prosedur manajemen insiden yang disyaratkan, termasuk penetapan peran dan tanggung jawab.
A.5.25
Assessment and Decision on Information Security Events
Dukung proses kategorisasi dan penilaian event keamanan untuk menentukan apakah perlu dieskalasi sebagai insiden.
A.5.26
Response to Information Security Incidents
Workflow respons terstruktur memastikan insiden ditangani sesuai prosedur yang terdefinisi dan terdokumentasi.
A.5.27
Learning from Incidents
Fitur post-incident review dan analisis tren mendukung proses pembelajaran dari insiden untuk perbaikan berkelanjutan.
Sebagai platform manajemen insiden, GuardSphere menerapkan komitmen ketersediaan yang lebih ketat. SLA berikut berlaku untuk seluruh Pelanggan dan menjadi bagian dari Perjanjian Layanan (Service Agreement) yang ditandatangani bersama.
* Semua SLA diukur secara bulanan dan berlaku sejak tanggal aktivasi langganan.
Platform ini dirancang untuk menjawab pain point nyata dari berbagai peran dalam organisasi.
Masih ada pertanyaan tentang GuardSphere? Hubungi tim kami melalui halaman kontak atau footer.
GuardSphere dirancang untuk mengelola insiden keamanan informasi secara luas — mulai dari pelanggaran kebijakan, akses tidak sah, kehilangan perangkat, malware, hingga insiden layanan yang berdampak pada keamanan. Kategori insiden dapat dikonfigurasi sesuai definisi kebijakan internal perusahaan Anda.
Ya. GuardSphere menyediakan form pelaporan yang sederhana dan intuitif untuk pengguna non-teknis. Karyawan dapat melaporkan insiden atau kejadian mencurigakan tanpa perlu memahami terminologi keamanan — tim keamanan yang akan melakukan penilaian dan kategorisasi selanjutnya.
Data insiden disimpan dengan retensi yang dapat dikonfigurasi sesuai kebijakan Anda — minimal 3 tahun direkomendasikan untuk kebutuhan audit ISO 27001. Data tidak dihapus secara otomatis; penghapusan hanya dapat dilakukan oleh administrator dengan log yang tercatat.
GuardSphere memungkinkan penugasan peran yang fleksibel dalam satu insiden — incident lead, analyst, dan communication PIC dapat bekerja secara paralel. Setiap anggota tim menerima notifikasi email untuk update yang relevan, dapat menambahkan komentar, mengupload bukti, dan memperbarui status secara real-time. Semua aktivitas tercatat dalam timeline kronologi yang tidak dapat diubah.
Auditor ISO 27001 akan meminta bukti bahwa insiden keamanan dicatat dan ditangani sesuai prosedur. GuardSphere dapat mengekspor laporan insiden, audit trail, dan ringkasan lesson learned yang mencakup seluruh persyaratan Clause A.5.24–A.5.28 dalam format yang siap diserahkan.
Jadwalkan demo gratis dan lihat langsung bagaimana GuardSphere dapat menyederhanakan proses manajemen insiden di organisasi Anda.